daftar

Daun; Ayam Petelur yang Berani Mewujudkan Mimpinya

"kau harus melakukan hal yang kau inginkan. coba tanya pada dirimu, apa yang kau inginkan (daun)"
Judul : The Hen Who Dreamed She Could Fly
Penulis : Hwang Sun Mi
Penerbit : Penerbit Haru
Tahun terbit : 2020
Tebal : 209 hlm



SINOPSIS 
Buku "The Hen Who Dreamed She Could Fly" berkisah tentang seorang ayam petelur yang menamai dirinya sendiri Daun, yang berusaha mewujudkan mimpi-mimpinya yang bisa dibilang aneh. Pertama keinginannya yang paling mustahil adalah ia ingin keluar dari kandang peternak ayam dan mengerami sebuah telur. Berbagai usaha ia lakukan hingga hampir meninggal, namun ia akhirnya berhasil keluar dari kandang dan mengerami sebuah telur hingga membesarkan anaknya. Terakhir, ia ingin terbang seperti kawanan bebek yang tinggal di sekitarnya, seperti jambul hijau, anaknya. Namun, itu tentu mustahil karena sayapnya tidak digunakam untuk terbanh tinggi. Ia pun akhirnya memilih jalannya sendiri.

Buku ini adalah cerita fabel pertama yang saya baca ketika dewasa. Ada beberapa alasan ketika saya memutuskan untuk membaca buku ini. Ya, salah satu yang paling mempengruhi adalah komentar Eka Kurniawan yang tersemat cantik di sampul buku. Yang lainnya, saya tertarik karena judul buku yang memancing rasa penasaran. Selain itu, kisah kehidupan ayam adalah salah satu ekosistem yang dekat dengan lingkungan saya. Saya penasaran bagaimana penulis bisa mengimajinasikan ide sederhana itu menjadi sebuah kisah menarik yang membuat pembaca menitikkan air mata. Meski membutuhkan waktu agak lama karena cukup membosankan, saya akhirnya bisa menyelesaikan kisah Daun dengan perasaan haru. Kenapa saya bilang membosankan? Karena ayam merupakan salah satu hewan yang paling sering saya jumpai di lingkungan saya, saya sangat paham kebiasaan, siklus hidup, makanan dan cata hidup mereka. Tapi yang menarik adalah, penulis bisa meramu kisah seekor ayam petelur ini dengan menarik.

bercerita tentang seekor ayam petelur bernama Daun, yang ingin terbebas dari rutinitas menghasilkan telur setiap harinya. ia ingin menetaskan telurnya. impiannya itu diawali dengan usahanya membebaskan diri dari kandang ayam yang selama ini mengurungnya. banyak sekali cobaan yang harus ia lalui, seperti menunggu kandang terbuka tanpa pengawasan si tuan rumah sampai menunggu tuan rumahnya lengah, karena ia tau baywa ayam itu ingin keluar.

tapi, ketika ia telah bisa keluar dari kandang, ia tak tahu bahwa bahaya di luar kandang sedang menunggunya. banyak hewan lain yang bisa sewaktu-waktu memangsanya. ia tak bisa tidur dan lelah karena terus diusir dan diejek oleh hewan-hewan ternak lain. sampai klimaksnya, ia harus rela bertahan di tempat pembuangan karena hampir mati. ketika akhirnya ia bisa bertahan dan hidup kembali, dia menemukan semangat hidup karena menemukan sebuah telur. ia merawat dan membesarkan hingga telur itu menetas. di masa depan, banyak bahaya yang harus ia hadapi karena ia tidak lagi hidup di kandang, tapi Daun paham akan resiko itu karena ia telah mendapat sesuatu yang ia inginkan.

kisah Daun yang bertahan dan meraih mimpinya, memiliki banyak insight.selain perjuangannya yang penuh dengan effort, sikap si ayam petelur ini dalam mengambil keputusan sangat mengaduk emosi pembaca. penderitaannya hampir mirip kisah televisi ketika aktor utamanya selalu sengsara. tapi keteguhan hatinya memikat hati. keptuusan yang ia ambil bisa dibilang mustahil, manusia saja kadang tidak yakin dengan usaha mereka sendiri. tapi ayam petelur ini begitu percaya dengan hal baik. hal baik yang ditempuh dengan jalan yang baik akan menghasilkan hasil yang membahagiakan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih sudah mampir

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com